x
SELAMAT DATANG DI MEDIA ONLINE RUMAHGADANGNEWS.COM [RGN#NEWS] WARKOP HARLEX MANGGAR SEDIA TEH MANIS - KOP SUSU - KOPI O - JUS - COKLAT DINGIN - COKLAT HANGAT & ANEKA KULINER ALAMAT JALAN SITU KULONG MINYAK MANGGAR DEKAT KAWASAN WISATA KULONG MINYAK BELITUNG TIMUR [RGN#NEWS] INDRI TOUR TRAVEL RENTAL SIAP MELAYANI PRIBADI & KELUARGA LEBIH NYAMAN & PENUH PESONA [RGN#NEWS] INDRI TOUR TRAVEL RENTAL SILAHKAN HUBUNGI +62 895 330 99999 3 [RGN#NEWS] MEDIA ONLINE RUMAHGADANGNEWS.COM HUBUNGI +62 877 495 0000 1 [RGN#NEWS]

Yousfi Latif Jaga Budaya Minang dari Sydney Australia

3 minutes reading
Friday, 31 Jul 2026 01:07 115 RumahGadangNewsCom

RumahGadangNews.Com | JSCgroupmedia ~ Di tengah kesibukan sebagai profesional di industri telekomunikasi Australia, Yousfi B. Latif, seorang perantau Minangkabau asal Pekanbaru, Riau, terus menunjukkan komitmennya dalam melestarikan adat, budaya, dan nilai-nilai Minangkabau di Negeri Kangguru.

Melalui berbagai kegiatan sosial, keagamaan, dan pendidikan budaya yang digelar bersama komunitas diaspora, Yousfi membuktikan bahwa keberhasilan berkarier di tingkat internasional dapat berjalan beriringan dengan upaya menjaga identitas budaya dan memperkuat tali silaturahmi antarsesama perantau.

Lahir di Pekanbaru dari keluarga Minangkabau bersuku Koto, Yousfi tumbuh dengan nilai-nilai adat yang kuat meskipun dibesarkan di luar tanah kelahiran leluhurnya di Sumatera Barat.

Nilai kebersamaan, gotong royong, penghormatan kepada orang tua, serta pentingnya menjaga hubungan kekeluargaan menjadi bekal yang terus ia pegang hingga meniti karier di berbagai negara.

Perjalanan pendidikannya dimulai di Universitas Budi Luhur, tempat ia menyelesaikan studi Sarjana Teknik Informatika.

Setelah itu, Yousfi meningkatkan kompetensinya dengan meraih sertifikasi internasional Project Management Professional (PMP) yang menjadi modal penting dalam membangun karier di sektor telekomunikasi global.

See also  Ade Safri ; Polisi Berintegritas Bisa Menjadi Jalan Ibadah

Selama lebih dari tiga dekade, Yousfi terlibat dalam berbagai proyek strategis di sejumlah negara, antara lain Indonesia, Amerika Serikat, Belanda, Arab Saudi, Singapura, hingga akhirnya menetap di Australia sejak 2011.

Saat ini, ia dipercaya menjabat sebagai Program Manager di salah satu perusahaan telekomunikasi di Sydney, menangani berbagai proyek yang berkaitan dengan pengembangan infrastruktur dan transformasi teknologi.

Namun, kesuksesan profesional tidak membuatnya melupakan akar budaya. Di sela kesibukannya, setiap akhir pekan Yousfi aktif mengajar anak-anak diaspora mengenai adat istiadat, bahasa, dan nilai-nilai Minangkabau melalui berbagai kegiatan komunitas di Surau Sydney.

Baginya, pendidikan budaya sejak usia dini merupakan investasi penting agar generasi penerus tetap mengenal identitas leluhur meskipun tumbuh jauh dari kampung halaman.

Komitmennya terhadap komunitas juga diwujudkan melalui perannya sebagai Ketua Ikatan Keluarga Minang Saiyo Sydney (IKMSS) periode 2025–2027.

Di bawah kepemimpinannya, berbagai kegiatan sosial, keagamaan, silaturahmi, dan pelestarian budaya terus digalakkan untuk mempererat hubungan antarsesama warga Minang yang bermukim di Australia.

See also  Ben Joshua Sebut Ibunya Syok saat Dengar Hoaks soal Ia Ditangkap karena Narkoba

Bersama sang istri, Octavillia Yunus, serta ketiga anak mereka, Yousfi berupaya menjadikan keluarganya sebagai ruang pertama dalam menanamkan nilai-nilai budaya Minangkabau.

Penggunaan bahasa Minang dalam kehidupan sehari-hari, pengenalan adat, serta penghormatan terhadap tradisi menjadi bagian dari pendidikan keluarga yang terus diwariskan kepada anak-anak mereka.

Menurut Yousfi, merantau bukanlah alasan untuk meninggalkan identitas budaya.

Sebaliknya, pengalaman hidup di luar negeri justru menjadi kesempatan untuk memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia kepada masyarakat internasional sekaligus memperkuat rasa kebersamaan di antara para perantau.

Kisah perjalanan hidup Yousfi menjadi inspirasi bahwa kemajuan ilmu pengetahuan, teknologi, dan karier profesional dapat berjalan seiring dengan pelestarian budaya.

Di era globalisasi dan transformasi digital, kemampuan beradaptasi dengan perkembangan zaman tidak harus menghilangkan jati diri, melainkan dapat menjadi sarana untuk memperkenalkan budaya bangsa ke tingkat dunia.

Bagi generasi muda Minangkabau, perjalanan Yousfi memberikan pesan bahwa kesuksesan sejati bukan hanya diukur dari pencapaian akademik atau profesional, tetapi juga dari kemampuan menjaga nilai-nilai luhur yang diwariskan oleh leluhur.

See also  Sapi Kurban Presiden Tiba, Belitung Perketat Pengawasan Kesehatan

Semangat merantau yang menjadi bagian dari falsafah hidup masyarakat Minang hendaknya diiringi dengan komitmen untuk tetap menjaga adat, memperkuat silaturahmi, serta memberikan manfaat bagi masyarakat di mana pun berada.

Di tengah semakin terbukanya dunia tanpa batas, peran komunitas diaspora menjadi semakin penting dalam menjaga keberlangsungan budaya Indonesia.

Melalui kolaborasi, pendidikan, dan keteladanan, nilai-nilai Minangkabau dapat terus hidup dan berkembang lintas generasi.

Kisah Yousfi B. Latif menjadi bukti bahwa sejauh apa pun langkah seorang perantau, akar budaya tetap dapat tumbuh kuat, menjadi sumber inspirasi, sekaligus jembatan yang menghubungkan kampung halaman dengan dunia internasional. | RumahGadangNews.Com | */Redaksi | *** |

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Categories

LAINNYA
x