x
SELAMAT DATANG DI MEDIA ONLINE RUMAHGADANGNEWS.COM [RGN#NEWS] WARKOP HARLEX MANGGAR SEDIA TEH MANIS - KOP SUSU - KOPI O - JUS - COKLAT DINGIN - COKLAT HANGAT & ANEKA KULINER ALAMAT JALAN SITU KULONG MINYAK MANGGAR DEKAT KAWASAN WISATA KULONG MINYAK BELITUNG TIMUR [RGN#NEWS] INDRI TOUR TRAVEL RENTAL SIAP MELAYANI PRIBADI & KELUARGA LEBIH NYAMAN & PENUH PESONA [RGN#NEWS] INDRI TOUR TRAVEL RENTAL SILAHKAN HUBUNGI +62 895 330 99999 3 [RGN#NEWS] MEDIA ONLINE RUMAHGADANGNEWS.COM HUBUNGI +62 877 495 0000 1 [RGN#NEWS]

Bidan Puskesmas Sikapak Raih Qari’ah Terbaik I MTQ KORPRI Nasional

6 minutes reading
Sunday, 30 Aug 2026 23:51 251 RumahGadangNewsCom

RumahGadangNews.Com | JSCgroupmedia ~ Prestasi membanggakan datang dari dunia pelayanan kesehatan Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat. Rissa Fatmi, STr.Keb, bidan Puskesmas Sikapak, berhasil meraih predikat Qari’ah Terbaik I Cabang Tilawah Al-Qur’an pada Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) VIII KORPRI Tingkat Nasional Tahun 2026 di Makassar.

Capaian tersebut menjadi kebanggaan bagi keluarga besar Puskesmas Sikapak sekaligus menjadi kabar positif bagi masyarakat Padang Pariaman.

Di tengah tanggung jawabnya sebagai tenaga kesehatan yang memberikan pelayanan kepada masyarakat, Rissa mampu menunjukkan prestasi di bidang keagamaan pada tingkat nasional.

Keluarga besar Puskesmas Sikapak menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi atas keberhasilan Rissa.

Prestasi tersebut dinilai sebagai pencapaian yang membanggakan karena membawa nama institusi pelayanan kesehatan sekaligus menunjukkan potensi sumber daya manusia daerah di tingkat nasional.

Rissa tidak hanya menjalankan profesinya sebagai bidan.

Di luar tugas pelayanan kesehatan, ia juga mengembangkan kemampuan dalam seni membaca Al-Qur’an hingga mampu tampil dan meraih predikat terbaik pada ajang MTQ KORPRI tingkat nasional.

Capaian tersebut menjadi pesan bahwa profesionalisme dan pengembangan potensi pribadi dapat berjalan beriringan.

Seorang tenaga kesehatan dituntut memiliki kompetensi dalam menjalankan tugasnya.

Namun di sisi lain, manusia juga memiliki kemampuan lain yang dapat dikembangkan melalui proses pembelajaran, latihan dan ketekunan.

Rissa menunjukkan hal tersebut melalui pencapaiannya di Makassar.

MTQ VIII KORPRI Tingkat Nasional Tahun 2026 menjadi ruang bagi peserta untuk mengembangkan dan menunjukkan kemampuan dalam bidang Al-Qur’an.

Dalam ajang tersebut, Rissa tampil pada cabang Tilawah Al-Qur’an dan memperoleh predikat Qari’ah Terbaik I.

Prestasi itu tentu tidak datang secara tiba-tiba.

Kemampuan tilawah membutuhkan proses panjang, mulai dari penguasaan bacaan, tajwid, makhraj, lagu, penghayatan hingga kemampuan tampil di hadapan dewan hakim dan peserta dari berbagai daerah.

See also  Rajo Ameh Siapkan Pinang Merah Indonesia Gabung FORMAS

Karena itu, penghargaan yang diraih Rissa menjadi gambaran bahwa prestasi lahir dari konsistensi dan kesungguhan.

Bagi lingkungan Puskesmas Sikapak, keberhasilan tersebut juga menjadi kebanggaan tersendiri.

Tenaga kesehatan yang sehari-hari berhadapan langsung dengan kebutuhan masyarakat mampu membawa prestasi lain dari luar bidang profesinya.

Hal tersebut dapat menjadi motivasi bagi tenaga kesehatan lainnya untuk terus mengembangkan diri.

Prestasi Rissa juga memberikan inspirasi bagi masyarakat Padang Pariaman. Bahwa keterbatasan ruang atau kesibukan pekerjaan bukan alasan untuk berhenti mengembangkan potensi.

Seseorang dapat tetap mengabdi kepada masyarakat sekaligus mengejar prestasi sesuai bidang yang diminatinya.

Dalam konteks pelayanan kesehatan, nilai-nilai seperti ketulusan, kesabaran, kepedulian dan kedisiplinan memiliki arti penting.

Nilai tersebut juga sejalan dengan proses pengembangan kemampuan keagamaan yang membutuhkan ketekunan dan konsistensi.

Karena itu, prestasi Rissa dapat dilihat sebagai sebuah capaian yang tidak hanya bersifat personal.

Ada nama Puskesmas Sikapak yang ikut terangkat. Ada keluarga yang mendapatkan kebanggaan. Ada masyarakat Padang Pariaman yang memperoleh inspirasi. Dan ada generasi muda yang mendapatkan contoh bahwa prestasi dapat diraih dari berbagai bidang.

Di tengah perkembangan zaman yang semakin cepat, masyarakat membutuhkan figur-figur yang dapat menjadi teladan.

Tidak harus tokoh besar atau pejabat publik. Tenaga kesehatan, guru, aparatur, pelajar maupun masyarakat biasa juga dapat menjadi inspirasi melalui kerja dan prestasi masing-masing.

Rissa menjadi salah satu contoh dari lingkungan pelayanan kesehatan. Ia menunjukkan bahwa pengabdian dan prestasi dapat berjalan bersama.

Keluarga besar Puskesmas Sikapak berharap capaian tersebut membawa keberkahan bagi Rissa dan menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pengabdian.

Apresiasi terhadap prestasi tersebut juga penting sebagai bagian dari membangun lingkungan kerja yang positif.

Institusi pelayanan publik tidak hanya membutuhkan tenaga yang kompeten, tetapi juga lingkungan yang mampu memberikan ruang bagi pegawainya untuk berkembang.

See also  SMPN 2 Gantung Sambut Kepemimpinan Baru, Perkuat Mutu Pendidikan

Ketika potensi individu dihargai, semangat untuk bekerja dan memberikan pelayanan terbaik juga dapat tumbuh.

Namun, predikat Qari’ah Terbaik I bukanlah garis akhir.

Prestasi justru membawa tanggung jawab baru untuk mempertahankan kualitas, terus belajar dan berbagi pengalaman dengan generasi berikutnya.

Rissa dapat menjadi contoh bagi anak-anak muda di Padang Pariaman bahwa keberhasilan membutuhkan proses.

Tidak ada prestasi besar yang lahir tanpa latihan. Tidak ada kemampuan yang berkembang tanpa ketekunan. Dan tidak ada pencapaian yang dapat dipertahankan tanpa disiplin.

Karena itu, kisah Rissa layak ditempatkan sebagai cerita inspiratif dari daerah.

Dari sebuah puskesmas di Padang Pariaman, lahir seorang tenaga kesehatan yang mampu meraih prestasi nasional.

Dari ruang pelayanan masyarakat, muncul nama yang membawa kebanggaan melalui seni membaca Al-Qur’an.

Pesan tersebut penting bagi generasi muda: jangan membatasi diri berdasarkan tempat tinggal atau pekerjaan.

Kembangkan kemampuan. Cari ruang untuk belajar. Berani mengikuti kompetisi. Dan terus tingkatkan kualitas diri.

Jika kesempatan tersebut semakin banyak diberikan, bukan tidak mungkin akan lahir lebih banyak prestasi dari Padang Pariaman.

Tidak hanya di bidang keagamaan, tetapi juga pendidikan, kesehatan, olahraga, seni, teknologi, kewirausahaan dan bidang lainnya.

Karena itu, prestasi Rissa dapat menjadi momentum untuk memperkuat pembinaan sumber daya manusia di daerah.

Pemerintah daerah, institusi pendidikan, lembaga keagamaan, organisasi masyarakat dan dunia kerja dapat mengambil peran dalam menyediakan ruang pembinaan yang berkelanjutan.

Pembinaan tidak cukup dilakukan ketika akan mengikuti perlombaan. Ia harus menjadi proses yang berlangsung terus-menerus.

Dengan demikian, prestasi bukan menjadi sesuatu yang kebetulan, melainkan hasil dari ekosistem pembinaan yang sehat.

Di sisi lain, masyarakat juga perlu memberikan apresiasi yang proporsional. Prestasi seseorang tidak hanya layak dirayakan, tetapi juga perlu dijadikan pembelajaran.

Apa yang dilakukan Rissa dapat ditiru dari sisi prosesnya: bekerja dengan sungguh-sungguh, belajar dengan disiplin, berani tampil dan tidak berhenti mengembangkan diri.

See also  Hotman Paris Resmi Bela Febrie, Sorotan Publik Kian Menguat

Inilah nilai edukatif yang dapat diambil dari pencapaian tersebut.

Keluarga besar Puskesmas Sikapak menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Rissa atas prestasi yang diraihnya.

Predikat Qari’ah Terbaik I diharapkan menjadi sumber keberkahan sekaligus motivasi untuk terus memberikan kontribusi positif.

Bagi masyarakat Padang Pariaman, keberhasilan tersebut merupakan kabar baik yang menunjukkan bahwa daerah memiliki sumber daya manusia yang mampu bersaing di tingkat nasional.

Prestasi tersebut juga memperlihatkan bahwa pelayanan publik tidak selalu identik dengan rutinitas.

Di dalamnya terdapat manusia dengan potensi, bakat dan kemampuan yang dapat berkembang jika mendapatkan dukungan.

Karena itu, kisah Rissa seharusnya tidak berhenti pada ucapan selamat.

Ia dapat menjadi awal untuk mendorong lebih banyak tenaga kesehatan dan generasi muda mengembangkan kemampuan mereka.

Satu prestasi dapat menginspirasi prestasi lainnya. Satu keberanian untuk tampil dapat membuka keberanian baru.

Dan satu keberhasilan dari daerah dapat menumbuhkan keyakinan bahwa masyarakat daerah juga mampu berdiri sejajar di tingkat nasional.

Rissa Fatmi kini membawa predikat **Qari’ah Terbaik I Cabang Tilawah Al-Qur’an MTQ VIII KORPRI Tingkat Nasional 2026**.

Namun lebih dari sekadar gelar juara, pencapaian tersebut adalah pesan tentang dedikasi, ketekunan dan keberanian mengembangkan potensi.

Dari Padang Pariaman, sebuah prestasi kembali berbicara.

Bahwa pengabdian kepada masyarakat dapat berjalan bersama dengan pencapaian pribadi. Bahwa profesi tidak harus menjadi batas untuk berkembang.

Dan bahwa setiap orang memiliki kesempatan untuk memberikan kebanggaan melalui kemampuan terbaik yang dimilikinya.

Selamat dan sukses untuk Rissa Fatmi.

Semoga prestasi tersebut menjadi keberkahan, memperkuat semangat pengabdian di Puskesmas Sikapak, serta menginspirasi generasi muda Padang Pariaman untuk terus belajar, berprestasi dan membawa nama baik daerah ke tingkat yang lebih tinggi. | RumahGadangNews.Com | */Redaksi | *** |

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Media Sosial

LAINNYA
x